Keindahan Kalikesek: Murah, Sejuk Dengan Sajian Kuliner Otentik

Kalikesek adalah sebuah desa wisata yang terletak di Dusun Kalikesek, Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kendal, Jawa Tengah, yang menawarkan suasana alam pegunungan yang hijau dan udara sejuk. Hamparan persawahan, sungai bening dan perbukitannya masih asri, sehingga menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin sejenak lepas dari kesibukan kota.

Harga tiket masuk ke Kalikesek sangat terjangkau, yakni sekitar Rp 2.000 per orang, dengan biaya parkir motor sekitar Rp 2.000, mobil Rp 5.000 dan bus Rp 10.000. Fasilitas yang tersedia mencakup kolam renang, terapi ikan, kolam pancing, camping ground dan area outbound, yang memberikan pengalaman wisata lengkap dan memuaskan.

“Kalikesek benar-benar menawarkan pengalaman healing yang murah tapi memuaskan, terutama untuk saya yang sehari-hari sibuk. Udara sejuknya serta pemandangannya yang kadang berkabut, benar-benar menyejukkan fisik dan pikiran,” kata seorang pengunjung, Dani Satria (34) yang sekaligus founder aplikasi Swadaya27.com, di Kendal, Jawa Tengah, Senin (15/09/2025).

Pesona alam pada Kalikesek sangat indah. Bentangan perbukitan yang masih asri, terkadang masih berkabut tebal menyelimuti kanopi hutan.

Kita bisa menemukan fasilitas terapi ikan, dimana kita akan menikmati sensasi digigit kecil-kecil oleh ikan di kolam, yang dipercaya bisa meredakan gejala penyakit. Ditambah lagi kolam renang yang sejuk dan indah dengan panorama sawah, sungai kecil dan hamparan pegunungan.

“Ketika saya mencoba terapi ikan di kolam, ada sensasi geli dengan sedikit sakit kecil-kecil ketika koloni ikan menggigit kaki saya. Kolam renangnya juga bersih, airnya jernih, dan latar sawah dengan gunung di belakangnya memberikan suasana yang luar biasa,” imbuh Dani.

Selain itu, ada beraneka ragam kuliner dan jajanan khas Kalikesek. Produk pertanian seperti gula aren dan talas juga tersedia. Kuliner otentik di daerah ini adalah gendar pecel yang sangat jarang ditemui di tempat lain. Sangat lezat, murah dan mengenyangkan.

Kalikesek menunjukkan bahwa wisata alam yang natural tidak harus mahal untuk dinikmati. Dengan keindahan lanskap, fasilitas lengkap dan kuliner autentik, tempat ini cocok untuk wisata keluarga, teman ataupun solo traveler yang menginginkan pengalaman sederhana tapi bermakna.

Paleontolog Dani: Ada Temuan Fosil Kayu di Grobogan

Seorang warga Kendal, yang sekaligus paleontolog Dani Satria (34) menemukan sebuah fosil kayu di daerah Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah. Fosil tersebut ditemukan di sebuah gundukan yang berisi banyak bongkahan limestone atau batu kapur.

Penemuan ini dianggap penting karena menunjukkan sejarah geologi wilayah Grobogan dan sekitarnya. Berdasarkan penemuan ini, dapat diprediksi bahwa dahulu kawasan Grobogan merupakan daratan, kemudian berubah menjadi lautan dan akhirnya kembali terangkat menjadi daratan.

Fragmen fosil kayu itu terjebak di dalam batu karang berkapur yang keras. Para ahli, berdasarkan temuan serupa di luar negeri, memperkirakan usia fosil kayu ini bisa mencapai jutaan tahun.

“Temuan ini membuka peluang besar bagi pengembangan studi Paleobotani di Indonesia. Fosil kayu yang tersimpan dalam batu kapur dapat menjadi jejak kehidupan tumbuhan purba di Jawa Tengah,” kata Paleontolog Dani Satria (34) di Kendal, Jawa Tengah, Senin (15/09/2025).

Berdasarkan pengamatan visual, permukaan fosil masih jelas menunjukkan serat-serat kayu. Polanya memanjang sejajar, agak rapat, mirip dengan kayu jati (Tectona grandis) modern yang telah mengalami mineralisasi.

“Selain dugaan jati, ada pula kemungkinan fosil ini berasal dari pohon cedar karena kemiripan tekstur luarnya. Pohon ini biasanya tumbuh di iklim sedang, khususnya di kawasan pegunungan Mediterania dan Himalaya. Namun, untuk memastikan asal usulnya diperlukan analisis paleobotani yang lebih mendalam. Pemeriksaan pola anatomi mikroskopis, seperti susunan pembuluh xilem, dapat mengungkap jenis pohon purba tersebut,” imbuh Dani.

Temuan ini menjadi kabar baik bagi dunia ilmu pengetahuan. Selain menambah data sejarah geologi, fosil kayu ini juga memperkaya khazanah penelitian tumbuhan purba di Indonesia. Sekarang, fosil kayu ini disimpan di Balai Konservasi Artefak Desa (Bakonardes) di Kendal.

Konferensi Kelurahan LPDP UI 2025

Indonesia Emas 2045: Ragam Perspektif untuk Masa Depan Bangsa 🇮🇩

Bagaimana wujud Indonesia Emas 2045?
Yuk, simak pandangan para tokoh inspiratif dalam Konferensi Kelurahan LPDP UI 2025 yang akan membahas berbagai perspektif untuk masa depan bangsa.

🎙 Pembicara Utama:

Leonardo Henry Gavaza, M.B.A.
Ketua Umum Mata Garuda LPDP 5.0 (2022–2025)

Prof. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D.
Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Indonesia

Prof. drh. Wiku Bakti Bawono Adisasmito, M.Sc., Ph.D.
Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

🎤 MC:
Nadia Putri – Magister Epidemiologi FKM UI

👨‍💼 Moderator:
Andang Evrilianto, S.HG – Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat UI
Muhammad Fadli Muslimin – Doktor Ilmu Susastra UI
Lidya Alvira – Magister Epidemiologi Komunitas UI
Muh. Fandi Nursalam – Magister Ilmu Hukum UI
Yulita Rizki Prawidyanti – Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat UI

📅 Rabu, 10 September 2025
🕗 08.00 – 15.30 WIB
💻 Diselenggarakan secara daring melalui Zoom

📌 Daftar di: bit.ly/RegistConfdayLPDPUI

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyerap wawasan, berdialog, dan ikut berkontribusi dalam merancang masa depan Indonesia menuju 2045! 🚀

📢 Update terus info kegiatan LPDP UI di:
📷 Instagram: @lpdp.ui
▶️ YouTube: LPDP UI
💼 LinkedIn: Kelurahan LPDP UI
🌐 Website: lpdpui.com

#KonferensiLPDPUI#IndonesiaEmas2045#LPDPUI#MajuBersama#ImpactForNation

Rapat dengan DPR, Erick Pastikan Prioritas BUMN Sejalan dengan Visi-Misi Presiden

JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memaparkan rencana kerja dan anggaran (RKA) Kementerian BUMN tahun anggaran 2026. Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025, Erick mengatakan, Kementerian BUMN bertransformasi menjalankan sejumlah peran strategis sebagai regulator merumuskan regulasi yang berorientasi pada kontribusi BUMN dan ekonomi nasional.

“Kementerian BUMN juga diharapkan menjadi katalisator untuk regulasi terkait BUMN dengan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah,” ujar Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR terkait rencana kerja dan anggaran (RKA) Kementerian BUMN tahun anggaran 2026 di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Erick menjelaskan peran sebagai pengawas mencakup pemantauan risiko portofolio, audit kepatuhan berbasis regulasi. Erick menegaskan Kementerian BUMN juga memastikan prioritas BUMN sejalan dengan visi-misi Bapak Presiden Prabowo Subianto dan kepentingan negara.

“Kami juga sebagai pemegang saham seri A dan Perum memastikan kesempurnaan strategi antara portofolio BUMN yang dikelola Danantara terhadap program strategis Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ucap Erick.

Dalam paparannya, Erick menyampaikan Kementerian BUMN memperoleh pagu anggaran 2026 sebesar Rp 280 miliar. Dana tersebut akan dibagi untuk berbagai fungsi sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

“Kalau kita lihat dari empat tahun terakhir yaitu kami berhasil menyerap rata-rata 96 persen,” lanjut Erick.

Tim Ekspedisi Patriot Pulau Mangole Audiensi dengan Pemda Kabupaten Kepulauan Sula

Sanana – Tim Ekspedisi Patriot Pulau Mangole dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan audiensi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula pada hari ini (4/9/25) di kantor Bupati Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Sekda Kepulauan Sula menyambut positif kegiatan ekspedisi ini dan menegaskan dukungan pemerintah daerah. Dari 300 kuota transmigran yang direncanakan ditempatkan di Pulau Mangole, hanya 90 yang terisi, dan kini tinggal 14 Kepala Keluarga yang tersisa. Dan salah satu komoditi unggulan yang menjadi harapan masyarakat agar bisa lebih dikembangkan adalah kakao yang pabrik pengolahannya mulai berkembang di sini.

Bakonardes Mengecam Penjarahan Museum Kediri

Aksi anarkis yang terjadi di komplek kantor Pemerintah Kabupaten Kediri pada Sabtu (30/8/2025) malam berbuntut panjang. Massa tak bertanggung jawab tidak hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga menyasar Museum Bagawanta Bhari.

Museum yang selama ini menyimpan benda-benda peninggalan budaya akhirnya menjadi korban amuk massa. Menurut Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, kaca-kaca museum pecah dan sejumlah koleksi bersejarah hilang.

Pendiri Balai Konservasi Artefak Desa (Bakonardes), Dani Satria di Kendal, Jawa Tengah, Senin (01/09/2025) mengecam aksi penjarahan museum dan menegaskan agar artefak yang sudah dijarah dan diambil agar segera dikembalikan ke museum.

“Artefak ini sangat bernilai bagi generasi di masa depan. Tolong kembalikan artefak, jaga warisan leluhur kita,” kata Pendiri Balai Konservasi Artefak Desa (Bakonardes), Dani Satria di Kendal, Jawa Tengah, Senin (01/09/2025).

Dari catatan pemerintah daerah, setidaknya beberapa benda peninggalan berharga hilang dalam peristiwa tersebut. Koleksi yang lenyap di antaranya fragmen arca Kepala Ganesha, tiga wastra kain batik, plakat HVA Sidomulyo (2 buah), bata ber inskripsi dan arca Sumbercangkring.

Dani menambahkan, hilangnya artefak bersejarah ini merupakan kerugian besar yang tidak bisa digantikan dengan uang.

“Setiap benda memiliki nilai sejarah yang penting untuk menjaga identitas bangsa. Merusaknya sama dengan menghapus memori kolektif kita,” imbuh Dani.

Selain penjarahan, massa juga melakukan perusakan miniatur lumbung serta arca Bodhisatwa yang tersimpan di museum tersebut. Bahkan, puncak amarah massa berujung pada aksi pembakaran sebagian bangunan Museum Bagawanta Bhari.

Menteri BUMN, Erick Thohir Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Program Listrik Desa dan Koperasi Desa Merah Putih

Jakarta, 27 Agustus 2025 – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menegaskan kesiapan dan kepastian Kementerian BUMN dalam mendukung penugasan strategis yang menjadi bagian dari visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung melalui Program Listrik Desa dan Koperasi Desa Merah Putih.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick usai menghadiri rapat terbatas mengenai perekonomian nasional bersama Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, dan jajaran
Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (25/8). Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis yang mencakup ketahanan pangan, pengelolaan energi berbasis sampah, elektrifikasi desa, serta penguatan koperasi desa sebagai pilar ekonomi lokal.

“Kementerian BUMN siap menjalankan penugasan ini dengan penuh komitmen. Program Listrik Desa yang dicanangkan Presiden merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk melayani masyarakat kecil, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil dan pelosok. Ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi bentuk keberpihakan terhadap keadilan sosial,” ujar Erick di Jakarta, Selasa (26/8).

Percepatan Program Listrik Desa direncanakan akan meliputi 10.068 lokasi di Tanah Air. Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi lokal. Kementerian BUMN akan memastikan koperasi desa memiliki daya dukung yang kuat untuk memangkas rantai pasok, meningkatkan efisiensi distribusi, dan membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.

“Koperasi bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga simbol kemandirian dan gotong royong. Dengan penguatan dari BUMN, koperasi desa akan menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan BUMN terkait, untuk memastikan implementasi program-program pemerintahan Presiden ke-8 ini berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan riil rakyat.

Ketua Bidang X HIPMI Kendal: Terdapat Temuan Dugaan Prospek Emas di Kendal

Berdasarkan observasi geologi di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, ditemukan sebuah temuan endapan berwarna keemasan di sekitar aliran Kalikesek. Lokasi tersebut diketahui berada tidak jauh dari kawasan wisata alam dan desa wisata yang kerap dikunjungi warga.

Endapan berwarna coklat keemasan itu muncul di salah satu sumber aliran air kecil di sekitar tebing batuan. Fenomena ini dinilai cukup anomali karena berbeda dengan kondisi batuan dan aliran air di sekitarnya.

Menurut penemu endapan tersebut yaitu Ketua Bidang X HIPMI Kendal, Dani Satria, menyebut bahwa warna keemasan yang terlihat bisa jadi merupakan indikasi adanya mineral berharga di dalamnya.

“Saya melihat endapan ini berbeda dengan sedimen biasanya, warnanya keemasan dan cukup mencolok,” kata Dani Satria di Kendal, Jawa Tengah, Jumat (29/08/2025).

Sejauh ini, temuan tersebut masih bersifat dugaan awal dan belum melalui kajian geologi yang mendalam serta empiris. Namun, keberadaan indikasi mineral tersebut cukup menarik perhatian, karena di kanal Youtube sudah banyak yang menemukan bijih emas dari endapan sejenis itu.

“Saya menduga ada potensi bijih emas di dalam endapan ini, tapi tentu butuh penelitian lebih lanjut untuk memvalidasinya. Lokasi ini berpotensi menjadi prospek tambang emas jika hasil kajian benar menunjukkan adanya kandungan emas,” imbuh Dani.

Seperti diketahui, prospek emas merupakan lokasi yang dicurigai atau diindikasikan mengandung emas berdasarkan tanda geologi atau temuan awal. Penelitian lebih lanjut harus dilakukan agar tidak menimbulkan ekspektasi berlebihan di masyarakat.

Jika kandungan emas benar terbukti dan jumlahnya melimpah, temuan ini bisa menjadi sumber potensi ekonomi baru di Kendal. Tentunya, kehadiran tambang emas di wilayah ini berpeluang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Wakil Menteri BUMN Tinjau Langsung Implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Cileunyi Wetan

Cileunyi, 6 Agustus 2025 — Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Cileunyi Wetan, Rabu (6/8). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung implementasi dan capaian awal Program Prioritas Pemerintah, yakni pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa.

Program KDMP/KKMP merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari Asta Cita Nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, dengan tujuan memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan dan mendorong pemerataan pembangunan desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Dalam kunjungannya, Kartika menyampaikan bahwa keberadaan KDMP yang didukung oleh BUMN telah meningkatkan ketersediaan berbagai bahan kebutuhan pokok. Pos Indonesia, misalnya, berperan aktif dalam mendukung logistik sehingga distribusi gas, beras, dan pupuk menjadi lebih terjangkau.

“Pupuk yang diberikan kepada petani kini tidak diperjualbelikan kembali, dan petani dapat melakukan panen dua kali setahun. Sementara itu, Bulog menyediakan beras dengan margin tertentu yang bisa didapatkan KDMP/KKMP dan harga beras yang akan dijual ke masyarakat sebesar Rp12.500,- per kg,” ujar Kartika.

Sebagai tonggak penting, pada 21 Juli 2025 Presiden Republik Indonesia telah meluncurkan kelembagaan lebih dari 80.000 KDMP/KKMP secara nasional di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
KDMP/KKMP dibentuk melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di tingkat desa/kelurahan, termasuk untuk menyepakati proposal bisnis dan besaran pinjaman koperasi kepada bank.
Model bisnis KDMP/KKMP dikembangkan dengan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal dan mengintegrasikan koperasi ke dalam ekosistem BUMN. Ekosistem tersebut mencakup:

  • Layanan perbankan dan inklusi keuangan melalui Agen Laku Pandai (BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI)
  • Distribusi gas LPG subsidi (Pertamina Patra Niaga)
  • Penyediaan pupuk subsidi dan non-subsidi (Pupuk Indonesia)
  • Stabilisasi harga pangan melalui beras SPHP (BULOG)
  • Layanan logistik (Pos Indonesia)
  • Penyediaan sembako (ID Food)
  • Layanan kesehatan dan obat-obatan (Kimia Farma)
  • Dukungan sistem digital koperasi (Telkom Indonesia)

Kepala desa atau lurah setempat memegang peranan penting sebagai pengawas koperasi, termasuk dalam mendukung legalisasi, pengembangan SDM, serta memastikan tata kelola dan kinerja koperasi berjalan secara efektif.

“Keuntungan dari program ini sepenuhnya dialokasikan untuk koperasi. Koperasi juga menyediakan stok minyak goreng dan komoditas lainnya, serta skema pinjaman yang disesuaikan dengan siklus perdagangan koperasi melalui Himbara. Pinjaman modal kerja diberikan berdasarkan arus kas aktivitas koperasi,” jelas Kartika.

Ia menambahkan, kepala desa bersama perbankan Himbara turut berperan aktif dalam memantau pelaksanaan program secara kolektif. Semua pembiayaan disalurkan melalui mekanisme yang legal dan sesuai prosedur, sementara pihak bank melakukan penyesuaian pembiayaan berdasarkan data kebutuhan riil yang dihimpun dari koperasi.

Dari sisi pembiayaan, Pemerintah Pusat memberikan dukungan likuiditas kepada perbankan nasional melalui skema penempatan dana pemerintah. Dengan demikian, bank memperoleh dana murah untuk disalurkan kepada koperasi. Fasilitas pinjaman bagi setiap KDMP/KKMP memiliki plafon hingga Rp3 miliar, dengan suku bunga 6% efektif per tahun, jangka waktu pinjaman selama 6 tahun, dan masa tenggang (grace period) selama 6–8 bulan. Proses kredit tetap melalui due diligence yang ketat untuk memastikan dana digunakan secara efektif dalam mendukung pembangunan ekonomi desa dan
kelurahan.

Melalui kunjungan ini, Wakil Menteri BUMN menyampaikan harapan agar media dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan dampak nyata Program KDMP/KKMP kepada masyarakat luas, serta mendorong partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pemerataan ekonomi dan pembangunan nasional dari desa.

Temuan Dugaan Fosil Spesies Baru Gastropoda

Penemuan fosil menarik kembali terjadi di Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Grobogan. Seorang warga asal Kendal menemukan fosil yang diduga berasal dari spesies gastropoda purba. Temuan ini diduga merupakan fosil spesies baru gastropoda khas wilayah Indonesia. Seperti diketahui, gastropoda merupakan hewan yang berjalan dengan kaki perut yang digunakan untuk bergerak dan sebagian besar memiliki cangkang tunggal yang melingkar sebagai pelindung

Penemu fosil, Paleontolog Dani (34), mengatakan bahwa bentuk fosil tersebut berbeda dengan spesies yang sudah tercatat dalam literatur ilmiah sebelumnya. Panjang fosil yang mencapai 3,5 cm dengan bentuk menyerupai famili Nassariidae atau Turritellidae membuatnya semakin unik.

Menurut pengamatan saya, ini adalah gastropoda purba yang hidup di perairan payau atau perairan dangkal. Ciri-ciri fosil tersebut tidak sepenuhnya cocok dengan spesies yang telah dikenal dalam literatur internasional,” kata penemu fosil, Paleontolog Dani (34), di Kendal, Jawa Tengah, Senin (18/08/2025).

Fosil itu semakin menarik karena bisa menjadi bukti sejarah geologi Grobogan. Daerah tersebut diduga kuat dahulu merupakan bagian dari wilayah Selat Muria, sesuai dengan perkiraan para ahli.

Setelah saya amati dan cocokkan dengan buku Phylogeny and Evolution of the Mollusca, Handbook of Systematic Malacology, dan Classification and Nomenclature of Gastropod Families, belum ada yang sesuai berdasarkan ukuran dan bentuknya. Maka dari itu, perlunya dilakukan kajian lebih mendalam dari para ahli paleontologi untuk memastikan status fosil tersebut,” imbuh Dani.

Penemuan ini diharapkan dapat memperkaya khazanah penelitian biologi purba di Indonesia. Jika terbukti sebagai spesies baru, maka fosil ini bisa menambah daftar panjang keanekaragaman gastropoda endemik khas Nusantara. Meski bentuknya menyerupai gastropoda laut yang umum ditemukan dalam catatan fosil, perbedaan ukuran menjadi poin penting. Fosil ini tidak sesuai dengan ukuran penemuan sebelumnya yang tercantum dalam buku-buku ilmiah, sehingga membuka ruang untuk penelitian lanjutan.