Ketua Bidang X Hipmi Kendal: Acara Pelantikan Anggota Baru Periode 2025‑2028 Berjalan Lancar

Ketua Bidang X Hipmi Kendal, Dani Satria, menyatakan bahwa acara pelantikan anggota baru periode 2025–2028 berlangsung dengan sukses dan lancar. Ia juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada panitia dan atas dukungan semua pihak, terutama dari pemerintah daerah dan Forkopimda.

“Saya sangat bersyukur acara ini bisa berjalan tertib dan tertata dengan baik. Hal ini tidak lepas dari kerjasama erat antara panitia, anggota HIPMI, dan jajaran pemerintah Kendal,” kata Ketua Bidang X Hipmi Kendal, Dani Satria di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (22/06/2025)

Dani menjelaskan bahwa Bidang X, yang membidangi Infrastruktur, Tata Ruang, Properti, dan Perhubungan, akan segera menyusun program kerja yang konkret. Salah satunya adalah rencana rehabilitasi fasilitas publik serta kajian perencanaan ruang kota untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan mobilitas warga.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan sejumlah dinas dan stakeholder terkait. Selain itu juga menstimulus sejumlah inovasi guna pengembangan sektor properti dan perhubungan menjadi prioritas agar berdampak positif bagi masyarakat dan perekonomian lokal,” imbuh Dani.

Sebagai informasi latar belakang, pelantikan pengurus BPC HIPMI Kendal periode 2025–2028 dilaksanakan di ruang rapat Paripurna DPRD Kendal pada Sabtu, 21 Juni 2025, yang dihadiri Bupati Kendal diwakili Disporapar, Forkopimda, Ketua Kadin Kendal, Ketua BPD HIPMI Jateng, Wakil Ketua DPRD Kendal, Kodim Kendal serta himpunan mahasiswa yang ada di Kendal.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid, menegaskan pentingnya sinergi antara HIPMI dan pemerintah untuk menciptakan wirausahawan muda yang visioner dan tangguh.

Antusiasme Masyarakat Kendal Pada Hari Donor Darah Sedunia

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia jatuh pada Hari Sabtu, 14 Juni 2025. Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, disambut antusias oleh masyarakat. Ratusan warga tampak memenuhi halaman Markas PMI Kendal sejak pagi hari untuk ikut berpartisipasi.

“Saya melihat antusiasme warga Kendal cukup tinggi tahun ini. Antusiasme ini merupakan wujud solidaritas masyarakat yang saling membantu sesama. Dari PMI Kendal juga telah menyediakan paket sembako bagi para pendonor,” kata Dani Satria, salah satu peserta donor darah di Kendal, Jawa Tengah, Kamis (19/06/2025).

Dani sendiri sudah donor darah ke-21 kalinya di PMI Kendal. Dani merasakan kebugaran setelah melakukan donor darah rutin.

“Donor darah itu banyak manfaatnya, salah satunya bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Semoga saja, di masa depan semakin banyak anak muda yang rutin melakukan donor darah,” imbuh Dani.

Dani berharap momentum Hari Donor Darah Sedunia ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk berbagi melalui donor darah.

Dani Hipmi Kendal: Tanjungmojo Menyimpan Potensi Besar Sektor Peternakan

Anggota BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kendal, Dani Satria, menyebut Desa Tanjungmojo, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal sebagai wilayah yang menyimpan potensi besar di sektor peternakan. Menurutnya, potensi ini perlu dikembangkan secara serius agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.

Dani menjelaskan bahwa potensi tersebut terlihat dari keberhasilan sektor pertanian desa yang menjadi tulang punggung kehidupan warga. Sektor ini tidak hanya menyuplai kebutuhan pangan tetapi juga menyerap banyak tenaga kerja rumahan.

“Ketika musim panen bawang tiba, warga sekitar banyak dilibatkan sebagai pekerja harian lepas. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Tanjungmojo berpotensi dengan pola kerja berbasis pertanian dan peternakan,” kata anggota BPC Hipmi Kendal, Dani Satria di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (11/06/2025).

Lebih jauh, Dani menyoroti pencapaian desa Tanjungmojo yang baru-baru ini menjadi sorotan nasional. Presiden Prabowo Subianto diketahui memilih sapi dari desa ini untuk dijadikan hewan kurban di Kabupaten Kendal.

Pilihan tersebut, menurut Dani, bukan tanpa alasan. Hal itu menunjukkan bahwa kualitas sapi Tanjungmojo memang unggul dan diakui oleh kalangan pejabat tinggi negara.

Dani berharap pemerintah daerah dapat melihat potensi ini dan mendorong program pembinaan peternakan di Tanjungmojo. Dengan dukungan yang tepat, sektor peternakan di desa ini bisa menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Yayasan BUMN Meresmikan Rumah Dampak DITIRO dan Meluncurkan Program Pikiran Terbaik Negeri 2025

Jakarta, 3 Juni 2025 – Yayasan BUMN hari ini meresmikan Rumah Dampak DITIRO, sebuah inisiatif strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai kantor, tetapi juga sebagai ruang kolaboratif lintas sektor. Rumah DITIRO dihadirkan sebagai wadah untuk mempertemukan
ide, energi, dan semangat kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, komunitas, dunia usaha, filantropi, dan masyarakat. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Yayasan BUMN dalam membangun Jiwa, Raga, dan Alam untuk Indonesia, serta peran aktifnya sebagai katalis perubahan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Rachman Ferry, Sekretaris Yayasan BUMN, peresmian Rumah Dampak DITIRO menjadi tonggak penting bagi Yayasan dalam memperluas jangkauan dan relevansi dampak sosial ke depan.

“Hari ini kita telah meresmikan rumah inspirasi kita di Yayasan BUMN, sebuah langkah besar agar kita bisa lebih mengeksplorasi potensi kolaborasi dan memberikan dampak yang lebih nyata dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kalau kita hijrah, maka hijrahlah menuju yang lebih baik. Dan inilah bagian dari hijrah itu,” ujarnya.

Sebagai langkah awal dari peresmian Rumah Dampak DITIRO, Yayasan BUMN menyelenggarakan acara exclusive multi-sector Dialogue. Melalui forum strategis ini, Yayasan BUMN ingin membangun tradisi percakapan lintas sektor yang terbuka, mendalam, dan berkelanjutan untuk menciptakan sinergi nyata demi memperkuat ekosistem kolaborasi serta mendorong kemajuan Indonesia ke depan.

Pada kesempatan yang sama, Yayasan BUMN juga secara resmi meluncurkan kembali Program Pikiran Terbaik Negeri PTN 2025. Program ini bukan sekadar kompetisi hibah, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem inovasi di Indonesia. PTN hadir untuk menemukan, membina, dan memperkuat para impact makers, inovator sosial, komunitas, serta talenta muda dari berbagai penjuru negeri.

Program ini hadir dengan pendekatan yang lebih tajam dan terstruktur. Tahun ini, Yayasan BUMN membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para inovator sosial di berbagai tahap perjalanan, mulai dari yang baru memiliki ide hingga inisiatif yang sudah berjalan. Skema pendanaan dan pendampingan juga telah disempurnakan agar setiap peserta mendapatkan dukungan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan dan potensi mereka.

“Kami ingin setiap peserta tidak hanya menerima dukungan finansial, tetapi juga pendampingan yang relevan, akses ke jejaring strategis, dan panggung untuk memperluas dampaknya. Karena kami percaya, perubahan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil, dari satu ide yang diyakini, kemudian diperjuangkan bersama,” ucap Syafuan, ketua Yayasan BUMN.

Program Pikiran Terbaik Negeri 2025 kini resmi dibuka dan memanggil seluruh wirausaha sosial di Indonesia untuk mendaftarkan ide dan inisiatif terbaiknya. Inilah saatnya gagasan yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat mendapat ruang untuk berkembang dan memberi dampak lebih luas.

Mari bergerak bersama. Wujudkan dampak. Saatnya ide terbaik negeri ini bersuara, demi Membangun Jiwa, Raga, dan Alam untuk Indonesia.

Daftarkan inovasi sosial untuk perubahan nyata melalui laman resmi Yayasan BUMN di http://www.yayasanbumn.org, dan menjadi bagian dari gerakan perubahan ini sebelum 30 Juni 2025.

Menteri Erick Lantik Dua Deputi Baru, Tegaskan Konsolidasi dan Transisi Menuju Era Baru BUMN

Jakarta, 28 Mei 2025 – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hari ini melantik dua pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian BUMN:

  • Dwi Ary Purnomo sebagai Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko, dan
  • Wahyu Kuncoro sebagai Deputi Bidang Penciptaan Nilai BUMN.
    Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 95/TPA Tahun 2025 tertanggal 23 Mei 2025, bertempat di Lantai 21 Gedung Kementerian BUMN.

Sebelum menjabat posisi barunya, Dwi Ary Purnomo menjabat sebagai Asisten Deputi Manajemen Risiko dan Kepatuhan pada periode 2021–2025. Sementara Wahyu Kuncoro sebelumnya menjabat Direktur Utama Perum Perhutani (2020–2025), serta pernah mengemban sejumlah posisi strategis di Kementerian BUMN, termasuk Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi (2016–2019) dan Deputi Bidang Usaha Infrastruktur Bisnis (2015–2016).

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Aminuddin Ma’ruf, dan Dony Oskaria (yang sekaligus COO BPI Danantara), serta para pejabat eselon I dan II. Hadir pula Managing Director BPI Danantara sebagai tamu undangan.

Dalam sambutannya, Menteri Erick menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat konsolidasi internal dan memastikan keberlanjutan transformasi BUMN.

“Alhamdulillah, kehadiran Pak Wahyu dan Pak Dwi akan memperkuat fungsi Kementerian BUMN. Transformasi BUMN selama lima tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang positif. Kini, dengan hadirnya Danantara, kita memasuki era baru: era stabilitas dan pertumbuhan,” ujar Menteri Erick.

Menteri Erick menjelaskan bahwa dalam era ini, peran Danantara akan semakin bersifat korporatif, sementara Kementerian BUMN akan fokus sebagai regulator, pengawas, dan pendukung sistem.

Beliau menekankan bahwa tidak akan ada tumpang tindih kewenangan karena peran masing-masing sudah diatur secara jelas dalam UU No. 1 Tahun 2025. Seluruh pihak di BUMN, tambahnya, harus bersinergi untuk mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Menteri Erick juga menegaskan pentingnya transisi internal yang sedang berlangsung. Beliau menyampaikan bahwa semua diberikan tugas dan tanggung jawab oleh Menteri BUMN yang terdefinisi dengan baik. Penyesuaian struktur dan fungsi di tingkat deputi, staf ahli, dan staf khusus akan segera dilakukan untuk menyelaraskan arah organisasi yang baru.

“Transisi ini harus kita tuntaskan dalam beberapa bulan ke depan sebagai bagian dari langkah awal dalam perjalanan baru BUMN,” pungkas Menteri Erick.

Warung Legend di Cepiring: Bakso & Mie Ayam Mas Nur

Terletak tak jauh dari Puskesmas Cepiring, Bakso & Mie Ayam Mas Nur telah menjadi warung legendaris yang dikenal luas oleh warga sekitar. Dengan cita rasa yang konsisten sejak bertahun-tahun, tempat ini menjadi langganan berbagai kalangan, dari pelajar hingga pekerja.

Menu andalan warung ini adalah bakso dan mie ayam dengan kuah gurih khas yang sulit ditandingi. Porsinya yang pas dan harga yang terjangkau menjadikannya favorit untuk makan siang maupun sore hari.

Lokasinya yang strategis di pinggir jalan utama membuat warung ini mudah dijangkau dan selalu ramai pengunjung. Selain itu, suasana sederhana namun bersih memberikan kenyamanan tersendiri bagi pelanggan.

Keberlangsungan warung Mas Nur hingga kini menunjukkan kekuatan dari rasa dan pelayanan yang tak berubah. Di tengah menjamurnya kuliner modern, tempat ini tetap bertahan sebagai simbol cita rasa klasik Cepiring.

Variegrow Masuk Ke Dalam Buku Ilmiah Terbitan Jerman

Variegrow, sebuah UMKM asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mencatatkan prestasi membanggakan dengan masuk ke dalam buku ilmiah internasional terbitan Jerman. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk organik dan pengelolaan sampah tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kami bersyukur upaya kecil kami dalam pengelolaan sampah dan pengurangan emisi karbon tercatat dalam terbitan internasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong perubahan dari desa menuju pembangunan rendah karbon,” kata founder Variegrow, Dani Satria di Kendal, Jawa Tengah, Selasa (27/05/2025)

Kajian tentang Variegrow tertuang dalam buku ilmiah berjudul BOOK OF ABSTRACTS AND POLICY BRIEFS: Transformation for Low-Carbon Development (LCD) – Rethinking Development: Low Carbon, High Impact. Buku ini diterbitkan oleh Cuvillier Verlag yang berbasis di kota Göttingen, Jerman.

Dalam buku tersebut, Variegrow menjadi bagian dari bab yang membahas budaya pembakaran sampah di Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Bab yang berjudul The Culture of Waste Burning in Kangkung District: Challenges and Solutions Towards Low Carbon Development menyoroti kontribusi Variegrow dalam menghadirkan solusi inovatif.

Variegrow berusaha untuk menjadi contoh bagaimana UMKM di pedesaan mampu menjawab tantangan perubahan iklim. Pendekatan yang berbasis komunitas dan inovasi lokal membuat Variegrow relevan dalam diskusi pembangunan berkelanjutan.

Publikasi ini dapat diakses dan diunduh secara daring melalui laman resmi Cuvillier Verlag di https://cuvillier.de/de/shop/publications/9207-transformation-for-low-carbon-development. Masuknya Variegrow ke dalam buku ilmiah tersebut menjadi catatan penting bagi gerakan ekonomi hijau dari akar rumput di Indonesia.

Buka Gerai di Kendal, Nikmati Gurihnya Bakso Kampungqu!

Bakso Kampungqu resmi membuka gerai terbarunya di Kendal, menghadirkan cita rasa bakso autentik yang telah dikenal di berbagai kota. Kehadirannya membawa angin segar bagi pecinta kuliner yang mencari bakso gurih tanpa tambahan micin dan pengawet.

Dengan konsep dapur terbuka dan pelayanan cepat, pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan bakso yang higienis dan menarik. Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari bakso halus, bakso campur, hingga yang paling favorit menurut penulis: bakso urat seharga Rp20.000 per porsi.

Cita rasa khas Bakso Kampungqu terletak pada kuahnya yang bening namun tetap kaya rasa, hasil dari rebusan tulang sapi segar tanpa bahan penyedap buatan. Pengalaman menyantap semangkuk bakso pun semakin lengkap dengan es teler yang juga tersedia pada gerai.

Gerai di Kendal ini menjadi perluasan dari suksesnya outlet Bakso Kampungqu yang sudah hadir di sejumlah kota. Bagi warga Kendal dan sekitarnya, kehadiran Bakso Kampungqu menjadi pilihan menarik untuk menikmati santapan hangat dan sehat bersama keluarga. Dengan kualitas rasa yang konsisten dan harga terjangkau, Bakso Kampungqu layak menjadi destinasi kuliner favorit baru di kota ini.

The Indonesian Government Needs to Focus on an Employee Fulfillment Strategy

The rising unemployment rate in Indonesia indicates the need for a new approach to tackling employment issues. One such strategy is an approach that focuses on employee fulfillment — a strategy that emphasizes the direct and measurable fulfillment of workforce needs based on actual demand from job givers, both in the formal and informal sectors. According to labor observer Dani Satria, this downstream strategy could be more effective in reducing unemployment when combined with upstream efforts such as strengthening the investment climate and industrial development.

“Right now, the government needs to shift its focus toward an employee fulfillment strategy. This is not just about creating new jobs, but ensuring that existing job vacancies are actually filled by suitable job seekers. The key is real-time data collection of workforce needs from job givers, which should then be immediately followed up by the labor department or relevant agencies,” said labor observer Dani Satria in Kendal, Central Java, Indonesia, Friday (May 16, 2025).

This strategy is considered relevant in addressing the current main challenges in Indonesia’s labor market. Through regular and direct data collection of job vacancies from job givers, the government can act quickly to align training programs, workforce availability, and placement support — ensuring that job opportunities are maximized and not wasted.

“An employee fulfillment strategy will push the government to set specific employment absorption targets that match the real-time needs of industry. As a result, sourcing, recruitment, and training programs can be implemented more effectively,” Dani added.

Indonesia’s Central Statistics Agency (BPS) also recorded an increase in the national unemployment rate. As of February 2025, the number of unemployed people reached 7.28 million, an increase of 38,000 people compared to the same period in the previous year. This rise was triggered by slow employment absorption in several labor-intensive sectors due to global economic uncertainty and a slowdown in domestic investment.

This phenomenon highlights the urgency of developing a more responsive and demand-driven approach to the labor market. The employee fulfillment strategy positions the government as a bridge between job seekers and job givers, which is expected to accelerate the employment absorption process and reduce unemployment more effectively.

Mencicipi Nikmatnya Garang Asem Khas Semarang

Semarang memang terkenal dengan ragam kuliner tradisionalnya yang menggugah selera. Salah satu yang patut dicoba saat berkunjung ke kota ini adalah garang asem ayam, sajian khas dengan cita rasa asam, gurih dan segar yang dibungkus daun pisang. Salah satu tempat yang menyajikan hidangan ini dengan rasa autentik adalah RM Sampurna di kawasan Mangkang, Semarang.

“Kuahnya sangat lezat dan nikmat, segar sekali saat masuk ke mulut. Rasa asam dari belimbing wuluh dan tomat hijau berpadu pas dengan gurih ayamnya. Ini salah satu garang asem terenak yang pernah saya coba,” kata Dani Satria (33), founder aplikasi Swadaya27.com, saat mampir ke RM Sampurna, Mangkang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/05/2025).

Garang asem ayam yang disajikan di rumah makan ini memiliki tampilan yang sederhana namun menggoda. Ayam yang telah dibumbui dibungkus rapi dalam daun pisang, kemudian dikukus hingga matang sempurna. Saat daun pisang dibuka, aroma harum rempah langsung menyeruak, sehingga menambah nafsu makan bagi siapa saja yang menyantapnya.

“Harganya sangat terjangkau, tapi kualitas rasanya luar biasa. Saya suka sekali sensasi kuah hangat yang menggenang di dalam bungkusannya. Cocok dimakan kapan pun, apalagi ditambah nasi putih,” imbuh Dani Satria.

Berdasarkan pantauan Dani, tampak sajian garang asem dengan kuah bening yang menggenang di atas daun pisang. Potongan ayam berbalut bumbu tampak menggoda, ditemani irisan belimbing wuluh, tomat, bawang putih dan cabai yang memperkuat cita rasa khas Jawa Tengah. Terkadang daun pisang yang masih terasa hangat membuat sajian ini terasa semakin menggugah selera.

Sajian garang asem ini menghadirkan tampilan warisan kuliner yang kaya akan nilai budaya. Penyajian dalam daun pisang bukan hanya tradisi, tapi juga menambah aroma dan cita rasa alami. Bagi para pecinta kuliner atau wisatawan yang sedang melintasi jalur pantura Semarang, silahkan cicipi garang asem ayam yang menyajikan rasa lokal yang memikat lidah bagi siapa pun yang mencobanya.