Waduk Nglangon Grobogan, Destinasi Murah Bersejarah dengan Panorama Alam Menawan

Waduk Nglangon di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam sekaligus nilai sejarah. Bendungan ini dibangun pada masa kolonial Belanda sekitar tahun 1911 hingga 1914 dan masih berfungsi hingga kini.

Terletak di Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan, waduk ini awalnya berperan penting dalam mengairi sekitar 750 hektar lahan pertanian. Seiring waktu, kawasan ini berkembang menjadi objek wisata yang diminati masyarakat lokal maupun luar daerah.

Panorama air yang tenang berpadu dengan hutan jati di sekitarnya menciptakan suasana asri dan menenangkan. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas seperti memancing atau sekadar bersantai di tepian waduk.

“Saya melihat Waduk Nglangon ini punya potensi wisata yang luar biasa, apalagi dengan harga tiket yang sangat terjangkau. Dengan hanya Rp3.000, pengunjung sudah bisa menikmati pemandangan alam yang indah dan suasana yang sejuk,” kata Dani Satria (34), pengunjung sekaligus founder aplikasi Swadaya27.com, di Grobogan, Jawa Tengah, Senin (30/03/2026).

“Selain itu, fasilitas di sini juga cukup lengkap, ada area hijau yang ramah untuk anak-anak hingga spot hiburan seperti biliar untuk orang dewasa. Ditambah lagi, harga makanan di sekitar lokasi juga relatif murah sehingga sangat cocok untuk wisata santai bersama keluarga,” imbuh Dani.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, Waduk Nglangon memiliki sejumlah area terbuka hijau yang nyaman untuk berkumpul. Beberapa warung makan juga tersedia, menawarkan berbagai pilihan kuliner dan jajanan dengan harga terjangkau.

Kondisi lingkungan yang bersih dan tertata menambah daya tarik wisata ini sebagai tempat rekreasi keluarga. Suasana yang tidak terlalu ramai juga menjadi nilai tambah bagi pengunjung yang ingin menikmati ketenangan.

Dengan kombinasi antara nilai sejarah, keindahan alam dan biaya yang ramah di kantong, Waduk Nglangon menjadi pilihan menarik untuk berlibur. Destinasi ini dinilai cocok bagi masyarakat yang ingin melepas penat tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 Ribu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama

Jakarta, 17 Maret 2026 – Program Mudik Gratis BUMN 2026 resmi dilepas melalui prosesi Flag Off pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Pemberangkatan bus dimulai pada pukul 08.00 WIB. Momen ini menandai dimulainya perjalanan ribuan pemudik menuju berbagai daerah tujuan di Indonesia.

Momentum flag off ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen. Pol. Agus Suryonugroho, Managing Director Stakeholder Managements BPI Danantara Rohan Hafas, dan Direksi-Direksi BUMN Group.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan mudik gratis merupakan salah satu ikhtiar bersama. “Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BUMN yang telah melaksanakan mudik gratis, karena ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,” ujarnya.

Sebanyak 66 unit bus dengan sekitar 3.300 peserta dari 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan ikut serta pada prosesi pelepasan tersebut. Bus-bus ini menjadi representasi kolaborasi BUMN dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Program Mudik Gratis BUMN 2026 mencatatkan realisasi 116.688 pemudik. Angka tersebut melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 104.000 pemudik.

Dengan capaian tersebut, realisasi program meningkat sekitar 10 persen dari target. Para peserta mudik diberangkatkan menuju lebih dari 200 kabupaten/kota tujuan di berbagai wilayah Indonesia.

Mudik Gratis BUMN 2026 menyiapkan 1.541 armada bus yang melayani sekitar 83.432 penumpang, 99 rangkaian kereta api untuk sekitar 28.720 penumpang, dan 46 unit kapal laut yang mengangkut sekitar 4.532 penumpang. Program ini juga menghadirkan bus khusus bagi pemudik penyandang disabilitas sebagai wujud komitmen BUMN dalam menyediakan layanan mudik yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Selain itu, bus listrik turut dihadirkan juga untuk mendukung penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus menjadi bagian dari inovasi transportasi berkelanjutan dalam program Mudik Gratis BUMN 2026.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata komitmen BUMN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti Idulfitri. Melalui program ini, negara melalui BUMN turut membantu masyarakat dalam mewujudkan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.

“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” ujar Dony.

Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah peserta setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap program ini. Menurutnya, selain membantu masyarakat agar dapat mudik tanpa terbebani biaya transportasi, program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode mudik Lebaran.

Dony juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan program ini, termasuk Danantara, DPR RI, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, unsur TNI-POLRI, serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan program berjalan lancar, aman, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Direktur Utama Jasa Raharja yang juga menjabat sebagai Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai BUMN. Seluruh perusahaan memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Program Mudik Gratis BUMN 2026 merupakan bentuk kolaborasi nyata BP BUMN, Danantara dan 96 Perusahaan BUMN dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tahun ini kami bersyukur realisasi peserta mudik dapat melampaui target yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus kepercayaan terhadap program ini. Kami berharap seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga” ujar Awaluddin.

Sejalan dengan Tema Mudik Pemerintah Tahun Ini yaitu “Mudik Nyaman Bersama”, program ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman. Selain itu, juga sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan mudik yang lebih tertib dan nyaman, dan berkeselamatan.

Tegas Benahi BUMN Karya, Dony Oskaria: Restrukturisasi Hampir Final

JAKARTA — Kepala BP BUMN yang juga COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan proses restrukturisasi BUMN Karya hampir final. Restrukturisasi menjadi langkah awal sebelum BUMN Karya melangkah pada fase konsolidasi ke dalam tiga core utama yakni konstruksi di area building, infrastruktur, dan engineering procurement and construction (EPC).

Dony menjelaskan restrukturisasi yang dimulai perbaikan fundamental perusahaan, terutama lewat impairment laporan keuangan. “Mereka (BUMN Karya) kan saat ini sudah melakukan restrukturisasi, sudah hampir final. Kita sudah lakukan impairment juga terhadap bolong-bolong bukunya. Kemudian kita restrukturisasi terhadap hutang-hutangnya. Setelah ini mereka masuk ke fase konsolidasi,” ujar Dony saat dijumpai wartawan di Stasiun Manggarai, Senin (16/3/2026).

Usai restrukturisasi untuk memperbaiki fundamental perusahaan, tahap selanjutnya adalah konsolidasi. Konsolidasi dilakukan dengan melihat kompetensi dari masing-masing BUMN dengan tiga core bisnis utama yang dicanangkan.

“Fase konsolidasi ini yang tadi saya sampaikan, kita lihat kecocokan. Kita hanya akan masuk nanti ke tiga kelompok besar saja di masing-masing. Ada yang di infrastructure, ada yang di building dan gedung, ada yang di EPC,” ujar Dony.

Dengan perbaikan fundamental dan konsolidasi, Kepala BP BUMN ini optimistis masa depan BUMN Karya akan semakin cerah. “Mudah-mudahan tahun ini kita punya BUMN-BUMN yang akan sehat dan terutama sekali governance-nya kita harapkan menjadi lebih baik,” kata Dony.

Dony menegaskan BUMN Karya melangkah menuju konsolidasi dengan semangat transparansi. Setiap BUMN, kata Dony, terbuka untuk diawasi. “Dan teman-teman wartawan monitor terus. Kalau ada yang tidak baik, tidak benar, langsung diangkat saja. Gak apa-apa. Kan itu bentuk daripada kontrol kita terhadap BUMN-BUMN yang memang milik rakyat,” ujar Dony menegaskan.

Konsolidasi BUMN Logistik Segera Rampung, Bisnis Jadi Lebih Efisien

JAKARTA — Merger BUMN di sektor logistik akan segera rampung di semester pertama 2026. PT Pos yang menjadi jangkar BUMN di sektor logistik akan diperkuat dengan konsolidasi sejumlah anak usaha BUMN sektor logistik. Anak usaha itu di antaranya Semen Logistik, Pupuk Logistik, Angkasa Pura Logistik, dan KAI Logistik.

Kepala BP BUMN yang juga merupakan COO Danantara, Dony Oskaria menjelaskan konsolidasi ini adalah untuk membentuk ekosistem BUMN logistik yang kuat dan efisien. “Karena kita punya anak-anak perusahaan yang bergerak di bidang logistik itu totalnya banyak sekali kan. Kita mau bikin lebih efisien, lebih baik, lebih strong, maka langkah selanjutnya adalah merger,” kata Dony saat dijumpai wartawan di Stasiun Manggarai, Senin (16/3/2026).

Dony mengatakan, konsolidasi BUMN logistik direncanakan rampung dalam semester pertama di tahun ini. Diawali dengan perubahan struktur direksi di PT Pos yang sudah rampung, kini proses konsolidasi seluruh BUMN sektor logistik sedang berjalan. “Jadi kami mulai langsung, Insya Allah mudah-mudahan dalam empat bulan ke depan sudah selesai. Masih ditargetkan rampung semester satu,” ujar Dony.

Dony menjelaskan, pada prinsipnya proses optimalisasi BUMN mengacu pada semangat untuk menciptakan bisnis yang lebih efektif dan efisien. Optimalisasi itu di antaranya melalui konsolidasi.

“Setelah kita melakukan fundamental business review seluruh perusahaan kita, hasilnya ada empat. Yang pertama ada di likuidasi, kedua ada di divestasi, ketiga konsolidasi, dan keempat dilakukan restrukturisasi,” ujar Dony.

Dalam sektor logistik optimalisasi lewat konsolidasi dinilai akan semakin memperkuat peran BUMN yang tak hanya dalam ekosistem bisnis logistik dalam negeri melainkan juga regional. Hal ini sekaligus untuk menjamin semakin lancarnya alur distribusi logistik pada dari supplier pada masyarakat.

Berawal dari Garasi: Perjalanan HA-Medika Sejak 2019

Klinik HA-Medika memulai langkahnya pada tahun 2019 dari tempat yang sangat sederhana: sebuah garasi mobil. Dari ruang kecil itu, kami belajar melayani dengan keterbatasan, menata mimpi sedikit demi sedikit, dan berusaha memberikan yang terbaik bagi setiap orang yang datang mencari pertolongan. Setiap hari adalah proses belajar, penuh cerita, tantangan dan harapan agar pelayanan kesehatan yang kami hadirkan bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Alhamdulillah, dengan doa, dukungan, dan kepercayaan banyak orang, HA-Medika masih terus berdiri hingga hari ini. Semoga ke depan perjalanan ini selalu diberikan kelancaran, kesuksesan, kemudahan, serta semakin luas kebermanfaatannya bagi masyarakat. Dari garasi kecil, kami percaya setiap langkah yang tulus akan selalu menemukan jalannya.

#hamedika#hamedikagroup#hamedikaclinic#klinikhamedika#klinikkesehatan#klinikkesehatankendal#kliniktumbuhkembanganak#kliniktumbuhkembanganakkendal#konselorlaktasi#konselorlaktasikendal#akupunktur#akupunkturkendal#akupunkturmediskendal#praktekdokter#praktekdokterkendal#dokterumum#dokterumumkendal

Buka Bersama New Member BPC HIPMI Kendal

Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kendal menggelar kegiatan “Buka Bersama New Member BPC HIPMI Kendal” di Sixteen16 Café, Patebon, Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 pengurus dan anggota HIPMI Kendal sebagai ajang konsolidasi pengusaha muda di tengah momentum Ramadhan 1447 Hijriah.

Acara tersebut diketuai oleh M. Ma’ruf Al Mubarok dari BPC HIPMI Kendal, dengan menghadirkan Anggota Komisi B DPRD Kendal, Mora Sandhy Purwandono, sebagai narasumber yang memberikan pandangan tentang pengembangan kewirausahaan di daerah. Selain itu juga Dr. Zulkifli Gayo sebagai Sekretaris Umum BPD HIPMI Jawa Tengah, yang turut hadir dan memberikan motivasi kepada para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Kendal.

Ketua Umum BPC HIPMI Kendal, Rizky Imhan mengatakan, kegiatan itu bukan sekadar agenda buka bersama semata, namun menjadi momentum memperkuat komunikasi dan membangun kesepahaman antara dunia usaha dan pemerintah daerah yang dalam hal ini diwakili anggota dewan.

“Kami berterima kasih kepada Kanda Mora Sandhy Purwandono, Anggota DPRD Kabupaten Kendal yang telah menyempatkan diri untuk hadir dalam kegiatan Buka Bersama New Member BPC HIPMI Kendal. Ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengusaha muda di Kabupaten Kendal,” kata Ketua Umum BPC HIPMI Kendal, Rizky Imhan di Sixteen16 Café, Patebon, Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2026).

Rizky menyebut, BPC HIPMI Kendal berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Ia menekankan, banyak tantangan yang harus dihadapi para pengusaha muda. Untuk itu, dengan adanya kolaborasi, semua bisa belajar mengembangkan bisnis melalui pelatihan, seminar, mentoring bisnis, dan jaringan luas.

“Tantangan dunia usaha ke depan, kian kompleks, mulai dari daya saing hingga akses permodalan. Karena itu, kolaborasi dan belajar bersama lintas sektor diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus membuka peluang kerja baru,” ungkap Rizky.

Pada kesempatan itu, Ketua BPC HIPMI Kendal berharap dukungan dari pemerintah daerah melalui kolaborasi dengan anggota dewan untuk dapat memperkuat ekosistem usaha, khususnya UMKM.

Anggota DPRD Kendal, Mora Sandhy Purwandono menyampaikan terkait Membangun Mentalitas Entrepreneur. Menurutnya entrepreneur merupakan pengembangan pola pikir (mindset) positif, ketahanan (resiliensi), dan keberanian mengambil risiko terukur.

“Kunci utamanya adalah berfokus pada solusi, ulet menghadapi kegagalan, terus belajar, kreatif, serta disiplin dalam eksekusi. Ini adalah proses berkelanjutan yang membentuk karakter tangguh untuk sukses dalam jangka panjang,” kata anggota DPRD Kendal, Mora Sandhy Purwandono dari Partai Golkar.

Mora Sandhy juga mengingatkan, untuk meraih sukses para pengusaha muda di Kendal harus melihat tantangan sebagai sebuah peluang, bukan hambatan.

“Terus fokus pada solusi, bukan masalah, pantang menyerah, yaitu menganggap sebuah kegagalan sebagai bagian dari proses belajar dan evaluasi untuk bangkit kembali, bukan akhir dari segalanya,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Mora Sandhy, pengusaha muda harus berani mengambil risiko, berani melangkah keluar dari zona nyaman dengan perhitungan matang.

Berikutnya, selalu mencari cara baru, tidak puas dengan cara lama, dan mampu melihat peluang yang tidak dilihat orang lain.

“Disiplin, kerja keras, memiliki komitmen tinggi, manajemen waktu yang baik, dan dedikasi dalam mengelola bisnis, selalu update dengan tren, belajar dari kompetitor, dan meningkatkan keahlian diri, serta membangun jaringan,” beber Mora Sandhy.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum (Sekum) BPD Hipmi Jateng, Dr. Zulkifli Gayo menegaskan bahwa pihaknya siap membantu pengusaha muda yang memiliki gagasan usaha melalui dukungan modal awal.

“Saya ada di setiap forum, saya memiliki modal usaha tapi mulai dari dua juta, nanti kita tunggu proposalnya nanti ke Mas Rais,” kata Sekum BPD Hipmi Jateng, Dr. Zulkifli Gayo.

Menurutnya, bantuan tersebut dimaksudkan sebagai pemantik agar generasi muda berani memulai usaha secara mandiri.

Dr. Zulkifli menekankan bahwa menjadi pengusaha perintis membutuhkan keberanian dan kemauan untuk memulai dari nol.

“Sebagai perintis itu bukan bicara terkait dengan oh orang tua saya jadi pengusaha, maka saya tinggal melanjutkan jadi pengusaha, nggak usah masuk Hipmi. Langsung saja masuk asosiasi. Tapi di Hipmi itu adalah mencetak orang orang yang baru, orang-orang yang mau bergerak menjadi pengusaha,” imbuh Dr. Zulkifli.

Dr. Zulkifli menambahkan bahwa HIPMI merupakan organisasi yang memiliki peran penting dalam mencetak wirausahawan baru di berbagai daerah. Organisasi ini, menurutnya, menjadi wadah bagi generasi muda yang ingin bergerak dan berkembang dalam dunia usaha.

“Organisasi itu tidak butuh person, tapi person yang butuh organisasi,” ujar Dr. Zulkifli.

Dr. Zulkifli menilai HIPMI akan tetap eksis sebagai wadah pengembangan pengusaha muda meskipun kepengurusan terus berganti dari waktu ke waktu.

Menurut Dr. Zulkifli, HIPMI merupakan organisasi yang memiliki sistem kuat untuk mencetak wirausahawan secara berkelanjutan. Karena itu, ia mengajak para anggota untuk memanfaatkan organisasi tersebut sebagai ruang belajar dan membangun jaringan usaha.

Pengamat Ketenagakerjaan Dani Satria: Negara Harus Serius Tangani Parkir Liar Untuk Lindungi UMKM

Fenomena parkir liar di berbagai wilayah perkotaan hingga kawasan perdagangan dinilai semakin meresahkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Praktik ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen, tetapi juga berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM yang bergantung pada akses pelanggan.

Di sejumlah daerah, keberadaan tukang parkir liar kerap muncul di sekitar pusat kuliner, pasar, hingga toko-toko kecil tanpa pengelolaan resmi dari pemerintah. Kondisi tersebut membuat biaya tambahan bagi pengunjung yang pada akhirnya dapat menurunkan minat masyarakat untuk berbelanja di lokasi tersebut.

Pengamat ketenagakerjaan Dani Satria menilai persoalan parkir liar tidak bisa dianggap sebagai masalah kecil yang dibiarkan berlangsung tanpa penanganan serius dari negara.

“Parkir liar ini bukan hanya soal ketertiban ruang publik, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap konsumen juga pelaku UMKM yang berusaha menjalankan usaha secara jujur dan legal. Praktik parkir yang tidak terkelola sering kali menimbulkan biaya tambahan bagi konsumen dan menciptakan ketidaknyamanan saat berkunjung ke lokasi usaha. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka pelaku UMKM yang selama ini berusaha tumbuh secara sehat justru bisa dirugikan oleh situasi yang berada di luar kendali mereka,” kata Pengamat Ketenagakerjaan, Dani Satria di Kendal, Jawa Tengah, Selasa (10/03/2026).

Menurut Dani, praktik parkir liar yang tidak terkelola sering kali menimbulkan kesan tidak nyaman bagi pengunjung. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan jumlah pelanggan yang datang ke tempat usaha kecil di kawasan tersebut.

“Negara harus hadir melalui kebijakan yang jelas dan penegakan aturan yang konsisten, sehingga ruang usaha bagi UMKM tidak dibebani oleh praktik-praktik informal yang merugikan. Pengelolaan parkir yang baik serta profesional justru dapat menjadi sumber pendapatan daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih tertib dan legal,” imbuh Dani.

Dani juga menilai bahwa persoalan parkir liar sebenarnya berkaitan erat dengan aspek ketenagakerjaan dan ekonomi informal di masyarakat. Banyak individu yang bekerja sebagai juru parkir tanpa sistem pembinaan, pelatihan, maupun regulasi yang jelas dari pemerintah daerah.

Oleh karena itu, Dani mendorong pemerintah, khususnya Kementerian UMKM, Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk tidak hanya melakukan penertiban serta penguatan regulasi, tetapi juga merancang sistem pengelolaan parkir yang lebih profesional dan terintegrasi. Dengan langkah tersebut, negara tidak hanya melindungi UMKM dari praktik yang merugikan usaha, namun menjunjung tinggi kenyamanan konsumen sehingga dapat meningkatkan perputaran roda perekonomian masyarakat.

Dari Pasar Ramadhan Menuju Pusat Perekonomian: Potensi Besar Desa Lebosari di Kangkung

Desa Lebosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, mulai menunjukkan geliat ekonomi yang menarik perhatian masyarakat sekitar. Momentum Ramadhan tahun ini dimanfaatkan dengan menghadirkan Pasar Ramadhan yang diinisiasi oleh GP Ansor Desa Lebosari, sehingga mampu menarik banyak pengunjung dan pedagang dari berbagai wilayah.

Pasar Ramadhan tersebut digelar di kawasan yang dinilai sangat strategis, yakni di perempatan Tugu Tanjungmojo–Lebosari. Lokasi ini berada di titik pertemuan jalur yang menghubungkan beberapa desa yang dikenal cukup ramai di Kecamatan Kangkung, sehingga secara alami menjadi titik perlintasan masyarakat setiap hari.

Selain faktor lalu lintas yang cukup padat, kawasan tersebut juga memiliki potensi pengembangan ekonomi yang besar. Di sekitar lokasi terdapat fasilitas pendidikan seperti SMPN 1 Kangkung, Minimarket serta rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang diperkirakan akan semakin meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di masa mendatang.

Ketua Bidang X (Infrastruktur, Tata Ruang, Properti dan Perhubungan) Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kendal, Dani Satria, menilai bahwa keberadaan Pasar Ramadhan di titik tersebut menjadi indikator awal potensi ekonomi kawasan Lebosari. Menurutnya, jika pengelolaan kawasan dilakukan dengan baik dan didukung oleh infrastruktur yang memadai, lokasi tersebut sangat mungkin berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Kecamatan Kangkung.

Ke depan, keberadaan pasar temporer seperti Pasar Ramadhan dapat menjadi pemicu lahirnya pusat ekonomi rakyat yang lebih permanen. Dengan kolaborasi antara masyarakat, organisasi kepemudaan, dan pemerintah desa, Lebosari berpeluang tumbuh menjadi salah satu simpul perekonomian baru yang mampu menggerakkan UMKM serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Kangkung.

Rabu Kemarin, Kendal Dilanda Badai Angin Kencang, Pohon Tumbang Hingga Listrik Padam

Kabupaten Kendal dilanda hujan deras disertai angin kencang pada Rabu sore (04/03/2026). Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang, genteng rumah beterbangan, serta pemadaman listrik di berbagai wilayah hingga dini hari.

Fenomena cuaca ekstrem ini sebelumnya telah diperingatkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui rilis resmi tentang kewaspadaan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah pada 3–7 Maret 2026. Dalam analisis dinamika atmosfer, BMKG menyebutkan adanya penguatan monsun Asia, bibit siklon di Samudra Hindia selatan Jawa, serta peningkatan kelembaban udara yang memicu pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan lebat dan angin kencang.

“Pada hari rabu, sejak pagi hingga sekitar pukul 14.00 WIB, cuaca di Kendal justru sangat panas dan terasa terik menyengat. Namun kondisi tersebut berubah drastis menjelang sore hari ketika awan tebal mulai menutup langit,” kata Ketua Bidang X (Tata Ruang, Infrastruktur, Properti dan Perhubungan), BPC HIPMI Kendal, Dani Satria, di Kendal, Jawa Tengah, Kamis (05/03/2026).

Memasuki pukul 15.00 WIB, suhu udara mulai menurun dan angin bertiup semakin kencang. Sekitar pukul 16.00 WIB, badai besar disertai hujan deras melanda berbagai wilayah di Kendal sehingga menimbulkan kerusakan di sejumlah lokasi.

“Anginnya sangat kencang hingga beberapa pohon tumbang di pinggir jalan dan genteng rumah warga banyak yang berterbangan. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat terpaan angin kencang tersebut,” imbuh Dani.

Selain kerusakan bangunan, gangguan jaringan listrik juga terjadi di beberapa wilayah. Sejumlah warga melaporkan listrik padam sejak sore hari dan baru kembali normal sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

“Di beberapa lingkungan, listrik benar-benar padam cukup lama sehingga aktivitas warga malam hari menjadi terganggu. Sebagian warga memilih tetap berada di dalam rumah karena khawatir dengan potensi angin kencang susulan,” ujar Dani.

Dampak badai masih terlihat pada Kamis pagi (05/03/2026) ketika aktivitas warga mulai kembali normal. Sejumlah toko bahan bangunan dilaporkan dipadati warga yang membeli genteng untuk memperbaiki atap rumah yang rusak akibat terpaan angin.

BMKG sendiri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta menghindari aktivitas di tempat terbuka saat hujan deras disertai petir dan angin kencang, serta menjauhi pohon besar, baliho atau jaringan listrik yang berpotensi roboh.

Perkuat Tata Kelola BUMN, Wakil Kepala II BP BUMN Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional

Jakarta, 4 Maret 2026 – Wakil Kepala II Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Tedi Bharata, secara resmi melantik Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional di lingkungan BP BUMN pada Selasa (4/3). Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi baru BP BUMN dalam menjalankan peran sebagai regulator pengelolaan BUMN.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran Eselon I dan II BP BUMN. Dalam sambutannya, Tedi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan pejabat yang hadir, sekaligus menekankan makna strategis pelantikan sebagai bagian dari transformasi kelembagaan BP BUMN.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari implementasi struktur organisasi baru sebagai Badan Pengaturan BUMN yang kita harapkan tetap relevan dengan kebutuhan BUMN saat ini. Struktur organisasi yang telah disusun ini direncanakan dengan matang dan tentunya akan terus kita evaluasi,” jelasnya.

Penguatan peran dan kewenangan BP BUMN didukung melalui Peraturan Presiden Nomor 105 Tahun 2025 dan Peraturan BP BUMN Nomor 1 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja BP BUMN. Struktur organisasi saat ini terdiri atas 6 Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I), 22 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 11 Jabatan Administrator (Eselon III), 10 Jabatan Pengawas (Eselon IV), serta Kelompok Ahli.

Tedi menegaskan bahwa pejabat Eselon III yang dilantik memiliki peran strategis dalam transformasi organisasi. Promosi dari Eselon IV ke Eselon III maupun rotasi jabatan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus strategi penguatan kapasitas.

“Ini adalah amanah dari pimpinan BP BUMN. Kami memberikan kepercayaan kepada Bapak dan Ibu sekalian untuk melaksanakan tugas pada jabatan yang baru. Jika sebelumnya bertugas di satu bagian dan kini berputar ke bagian lain, itu merupakan bagian dari tour of duty agar kompetensi yang dimiliki semakin terasah dan berkembang,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap pejabat dituntut memiliki rekam jejak yang baik dan mampu mencapai target kinerja secara konsisten. Selain itu, pimpinan BP BUMN juga perlu memiliki kompetensi di lebih dari satu bidang.

“Tantangan ke depan semakin berat dan kompleks. Pimpinan harus memiliki pengetahuan dan kompetensi multidimensi agar mampu mengambil keputusan secara lebih komprehensif,” tegasnya. Lebih lanjut, Tedi mengingatkan BP BUMN tidak dapat menutup diri dari dinamika global, termasuk tantangan geopolitik yang berada di luar kendali. Namun organisasi tetap harus fokus pada aspek yang dapat dikelola secara optimal.

Tedi menegaskan bahwa BP BUMN harus mengoptimalkan perannya sebagai regulator melalui penguatan pengawasan, penetapan kebijakan teknis, dan restrukturisasi untuk meningkatkan nilai BUMN. Pengawasan tersebut mencakup memastikan penugasan pemerintah dilaksanakan secara efektif dan akuntabel serta sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan BPI Danantara dan PT Danantara Asset Management (Persero) dalam mendukung transformasi BUMN ke depan.

“Kita adalah mitra kerja Danantara. Hubungan ini akan semakin erat karena aspirasi pemerintah dan Bapak Presiden terhadap BUMN sangat besar. Sebagai pemegang saham dan regulator, fungsi ini harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Amanah ini harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Menutup sambutannya, Tedi mengingatkan bahwa integritas merupakan kebanggaan sebagai aparatur sipil negara.

“Salah satu kebanggaan kita sebagai ASN adalah integritas. Integritas ini tidak bisa ditawar. Kami berharap Bapak-Ibu sekalian dapat melaksanakan tugas dengan amanah dan penuh tanggung jawab. Insya Allah, dengan ikhtiar bersama, kita dapat membantu mengelola BUMN dengan lebih baik,” pungkasnya.